Solusi Jitu di Sistem Pemerataan Order Gojek


Hai mitra driver, kembali lagi di KisahOjol.com. Blog yang membahas tentang informasi menarik tentang ojek online. Dari kisah receh, drama ojek online serta tutorial dan tips seputar ojek online.

Punya solusi atau strategi khusus di sistem pemerataan order Gojek, tidak?

Sebelumnya sudah aku jelasin tentang pengertian sistem terbaru Gojek “Pemerataan order” beserta dilema seorang driver Gojek dikala sistem pemerataan order ini berlangsung.

Ada hal baik dan buruk dengan adanya sistem pemerataan order ini.

Dampak baiknya adalah tidak ada lagi akun gagu dikalangan driver Gojek karena adanya pembagian order secara merata. Baik itu driver part time maupun full time akan mendapatkan bagian order yang sama.

Namun dampak buruknya berimbas bagi kalangan driver yang notabennya menjadi akun gacor di versi sistem sebelumnya. Yang biasanya sering mendapatkan order berkali-kali dalam waktu satu jam, kini mereka juga akan menunggu giliran mendapatkan order.

Dengan seringnya mendapatkan order maka potensi mendapatkan bonus harian juga makin cepat. Namun dengan sistem pemerataan order ini, rasanya hal itu akan sulit terjadi.

Jika di sistem sebelumnya strategi seperti smartphone dengan spesifikasi dewa, mangkal dekat resto dan berangkat lebih pagi bisa menjadi solusi yang baik dalam mendapatkan order lebih cepat. Namun di sistem pemerataan order kali ini, strategi seperti itu tidak selalu berjalan lancar.

Banyak driver yang sudah berangkat pagi sekali, justru mendapatkan insentif harian saat hari sudah larut malam. Driver yang memiliki smartphone dewa juga akhirnya kalah perihal perolehan order dengan driver yang menggunakan smartphone biasa-biasa saja.

Juga driver yang sejak dari tadi mangkal dekat resto, harus mengakui telah dilangkahi oleh driver lain yang lokasinya cukup jauh dari resto.

Bagi sebagian driver, cairnya bonus insentif harian merupakan bentuk dari standart keuntungan yang bisa diperoleh oleh driver. Jika belum mendapatkan insentif, bisa dikatakan masih belum mendapatkan keuntungan maksimal.

Sebagian lagi beranggapan bahwa tidak penting bonus cair atau tidak, yang penting pendapatan bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari itu sudah cukup.

Namun menurutku, jika pendapatan driver sudah mencapai besaran gaji karyawan tiap hari, dan untuk mendapatkan besaran nominal itu dibutuhkan waktu yang sama dengan karwayan yang bekerja di sebuah perusahaan, barulah itu disebut keuntungan.

Karena jikalau mendapatkan insentif harian namun jam kerja yang dibutuhkan melampaui 12 jam bahkan lebih, bagiku itu tetap rugi. Belum lagi perhitungan pengeluaran dari makanan, bensin dan lain sebagainya juga belum diperhitungkan.

Menurutku, sistem pemerataan order ini akan menyita banyak waktu agar mendapatkan hasil yang maksimal. Tentu faktor kelelahan juga perlu kita perhatikan, jangan sampai hanya karena mengejar bonus harian, besoknya kita keletihan dan jatuh sakit.

Untuk itu perlu kita siasati lagi agar mendapatkan pendapatan yang maksimal dengan jam kerja yang masih sesuai standart kemanusiaan. Untuk itu, sedikit aku share strategi jitu dalam menghadapi pemerataan order Gojek sebagai berikut.

Memulai OnBid di Waktu Rame Order


Berangkat onbid lebih pagi di sistem pemerataan order Gojek saat ini, bukan jaminan akan mendapatkan banyak orderan dan bisa bawa pulang insentif harian saat sorenya. Dulu sih strategi berangkat pagi-pagi cukup efektif, aku selalu melakukannya dan bisa memperoleh 5-8 order dalam 2 jam.

Untuk sekarang, mendapatkan orderan Gojek secara estafet itu sangat jarang sekali, bahkan aku bisa bilang “tidak akan terjadi lagi”. Orderan Gojek estafet biasanya terjadi kalau sedang rame-ramenya order.

Nah maka dari itu, memulai onbid saat orderan rame-ramenya adalah cara yang tepat untuk mensiasati sistem pemerataan order Gojek ini. Selain kita bisa mendapatkan banyak orderan, jam kerja kita di jalanan juga tidak keterlaluan.

Maksimalkan Order Trip Jauh

Bagi driver part time seperti aku, mengejar bonus insentif harian bukanlah sebuah prioritas utama. Bahkan aku sudah tidak peduli lagi dengan bonus yang tak seberapa itu, mengingat untuk mencapai bonus tersebut dibutuhkan waktu yang cukup lama di sistem pemerataan orderseperti sekarang.

Agar setiap onbid bisa menghasilkan pendapatan yang sepadan, memaksimalkan order jarak jauh justru lebih menjanjikan.

Padahal dulu aku sering mengabaikan orderan semacam ini, sebab cukup menyita banyak waktu untuk mencapai target poin. Namun sekarang, order trip jauh selalu aku nantikan tiap harinya.

Kalau Perlu Gunakan 2 Akun Ojek Online

Jeda waktu tunggu mendapat orderan Gojek di sistem terbarunya kadang bikin jengkel.

Dulu kalau sudah menyelesaikan order kemudian mendapatkan orderan lain disaat dalam perjalanan balik ke basecamp merupakan hal biasa. Namun sekarang mendapatkan order seperti itu semacam sebuah keberuntungan (bukan waktu ramai order yah).

Sewaktu dulu, untuk mendapatkan bonus insentif harian di skema 20 poin, aku biasanya membutuhkan waktu 7-9 jam saja. Namun di sistem sekarang maupun sistem prioritas 2 bulan yang lalu, butuh lebih banyak waktu untuk mendapatkan bonus insentif tersebut.

Karena alasan tersebut, akhirnya aku mensiasati dengan menggunakan 2 akun ojek online. Hasilnya, sangat menjanjikan loh.

Beberapa kali percobaan menggunakan akun Grab dan Gojek secara bersamaan, aku mendapatkan pendapatan yang lumayan. Setidaknya jeda waktu tunggu saat belum mendapatkan orderan Gojek terminimalisir oleh adanya orderan di aplikasi lainnya..

Dengan sistem pemerataan seperti sekarang, memanfaatkan 2 akun atau lebih merupakan cara cepat mendapatkan pendapatan yang maksimal. Meskipun tidak bisa mencapai target poin harian, namun hasil dari beberapa akun tentunya bisa melampaui pendapatan 1 akun dengan bonus insentifnya.

Yah begitulah beberapa solusi yang aku lakukan dalam mensiasati jeda waktu tunggu orderan Gojek di sistem pemerataan order. Kalau kalian, punya strategi lain tidak? Kalau ada, bisa banget deh di share di kolom komentar.

Terima kasih sudah baca

Semoga bahagia


Ainur Penikmat kopi dikala senja maupun dikala hujan gerimis melanda. Mencoba menyelami dunia tarik suara dan gagal, akhirnya mencoba keberuntungan di dunia tulis-menulis ala kadarnya

0 Response to "Solusi Jitu di Sistem Pemerataan Order Gojek "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel