Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Dilema Insentif Driver Grab Yang Baru

skema insentif grab driver terbaru


Hai mitra driver, kembali lagi di KisahOjol.com. Blog yang membahas tentang informasi menarik tentang ojek online. Dari kisah receh, drama ojek online serta tutorial dan tips seputar ojek online. 

Kita tau sendiri bahwa pandemi COVID-19 sangat berdampak pada semua kalangan terutama dalam segi perekonomian. Tak terkecuali untuk para ojek online yang penghasilannya turun drastis semenjak pandemi virus corona mulai menyebar di indonesia. 

Mulai dari pembatasan atau larangan untuk mengambil order ride/bike (antar jemput penumpang) di kota-kota besar (terutama yang berada di zona merah COVID-19). Begitupun berkurangnya order Food atau lainnya. 

Yah mau bagaimana lagi, pandemi virus corona ini tidak hanya berdampak pada kesehatan sesoerang saja, namun juga berperngaruh pada kondisi perekonomian banyak orang. 

Hal ini juga diperparah dengan turunnya insentif harian bagi driver Grab. Setelah lebaran kemarin, perubahan skema misi insentif driver Grab berubah. Dan perubahan tersebut cukup menurunkan penghasilan seorang driver Grab. 

Di skema misi (berlian) sebelumnya, driver Grab akan mendapatkan bonus insentif sebesar target berlian yang terkumpul selama seharian. Misalnya di skema misi 370 berlian, driver akan mendapatkan bonus 160.000 jika mencapai target berlian sebanyak 370 berlian atau lebih. 

Namun jika mendapatkan 100 berlian dalam sehari, mitra driver Grab masih akan mendapatkan insentif misi sebesar 15.000 karena sudah mengumpulkan lebih dari 70 berlian dalam sehari. 

Dengan melihat skema berlian tersebut, driver bisa mengantongi lebih dari 200.000 perhari jika sudah mencapai target misi berlian. Namun di sistem berlian sekarang, mitra driver Grab hanya bisa gigit jari. 

Skema Baru, 1 Berlian Sama Dengan 100 Rupiah

skema insentif grab driver terbaru

Dulu mitra driver Grab sangat bersemangat ngebid karena jika mencapai target berlian misalnya skema 260, esoknya dia akan mendapatkan bonus sebesar 125.000. Untuk skema berlian 370, mitra akan mendapatkan bonus 160.000. 

Nah, sekarang bagaimana? 

Dengan skema 1 berlian sama artinya bonus 100 rupiah, mitra driver Grab harus gigit jari karena bonus insentifnya dipangkas oleh pihak penyedia hingga lebih dari 50%. 

Jika biasanya driver Grab berhasil mengumpulkan 370 berlian dan mendapatkan 160.000 esok harinya, kini mereka hanya mendapatkan 37.000 dengan perhitungan 370 berlian x 100 rupiah. 

Hal ini dikarenakan sistem skema insentif driver Grab yang baru akan memberikan bonus berlian yang diperoleh akan diakumulasikan dengan 100 rupiah per berlian. 

Tentu hal ini cukup merugikan driver Grab dalam segi pendapatan. Nyaris pendapatan driver Grab hanya berpatokan pada banyaknya order yang di dapat, sedangkan insentif yang diperoleh hanya sekedar untuk pengganti uang bensin yang dikeluarkan per harinya. 

Berbeda dengan skema berlian sebelumnya, mendapat target misi berlian berarti mereka akan mendapatkan penghasilan yang fantastis untuk memenuhi kebutuhan keluarga. 

Dengan adanya sistem skema yang baru, banyak mitra driver Grab berpindah haluan pada akun Gojeknya dalam onbid tiap harinya. Karena insentif driver Gojek masih cukup menggiurkan, setidaknya besarnya insentif yang didapat masih cukup untuk membeli kebutuhan harian. 

Sedangkan mitra driver Grab yang hanya memiliki akun Grab saja, hanya bisa pasrah dan tetap onbid meskipun insentif berkurang lebih dari separuhnya. Berharap mendapat banyak order dan trip panjang agar mendapat penghasilan yang memadai. 

Saran Untuk Grab untuk Skema Berlian Yang Baru


Aku selaku mitra Grab juga sedikit kecewa dengan adanya sistem skema berlian yang baru. Meskipun pada dasarnya aku hanya menjadikan pekerjaan ojek online ini sebagai sampingan, namun melihat sesama driver Grab mengeluh, saya juga ikut sedih. 

Pada dasarnya kebijakan skema berlian baru ini juga cukup menjanjikan, setidaknya mitra driver Grab tak perlu kejar target dengan mengumpulkan sejumlah berlian tertentu untuk mendapatkan bonus. Tapi hanya mengupulkan 30 berlian dari 2 orderan saja akan mendapatkan bonus 3000 rupiah esok harinya. 

Namun jika dilihat dari segi pendapatan full time Grab yang biasanya mendapatkan lebih dari 200.000 per hari, tentu hal ini cukup mengejutkan. 

Kalau menurutku pribadi, skema berlian yang baru akan tetap menarik dan menguntungkan driver Grab jika skema berlian yang baru seperti berikut : 

     1. Penambahan rupiah per belian yang terkumpul step by step 

Skema yang baru memukul rata dengan 100 rupiah per berlian yang didapat. Sehingga jika perolehan driver yang biasanya mendapatkan 160.000 rupiah untuk 370 berlian, justru hanya mendapatkan 37.000 saja. 

Berbeda jika tiap berlian yang terkumpul nilainya akan berubah jika sudah mencapai angka tertentu. Misalnya jika di bawah 75 berlian nilainya dikalikan 100 rupiah, sedangkan di atas 75 berlian akan dikalikan 200 rupiah. Begitupun jika sudah mencapai di atas 250 berlian, maka nilai pr berlian akan dikalikan 300 rupiah. 

Dengan begitu, insentif yang dapat oleh Grab akan cukup menjanjikan. Misalnya driver Grab yang mendapat 150 berlian perhari akan mendapatkan bonus insentif sebesar 30.000 esok harinya. Dan jika driver Grab mendapatkan 300 berlian, maka driver Grab akan mendapat insentif sebesar 90.000 esok harinya. 

Dengan begini, driver Grab masih bisa mendapatkan cukup insentif untuk bisa menikmati hasil payah kerja seharian di jalanan. 

     2. Menambah perolehan berlian per order yang terselesaikan 

Cara lainnya adalah dengan menambah perolehan berlian tiap order yang terselesaikan. Hal ini dikarenakan adanya perubahan skema insentif dengan 100 rupiah per berlian tanpa merubah perolehan berlian per order yang terselesaikan. 

Karena alasan tersebut, driver Grab yang tadinya bisa mendapat 160.000 jika mendapat 370 berlian, kini hanya mendapatkan 37.000 dengan 370 berlian yang terkumpul. 

Berbeda jika nilai berlian ditambah untuk order yang terselesaikan. Misalnya jika order Bike mendapat 10 berlian dan Food mendapat 16 berlian, kini dirubah menjadi 30 berlian untuk order bike dan 40 untuk order Food. 

Jika akumulasi driver Grab dalam mendapatkan 370 berlian seperti biasanya adalah minimal mendapat 20 order. Dengan detail mendapat 11 order Food di jam biasa (11x16=176 berlian) dan 9 order Food di jam sibuk (9x23= 207 berlian). 

Maka dengan perubahan yang terbaru seperti yang saya maksudkan tadi, jika driver mendapatkan 20 order Food berarti driver Grab akan mendapatkan total berlian sebesar 800 berlian (20 order x 40 berlian). Sehingga driver tetap mendapatkan insentif sebesar 80.000 untuk 20 order terselesaikan. 

Mungkin dengan dua perubahan tersebut, minat driver Grab akan kembali bangkit. Setidaknya jerih payah driver Grab bisa terbayarkan dengan adanya insentif yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Karena kalau hanya mengandalkan tarif ojek online saja yang tentunya sudah terpotong 20% sebagai pajak yang ditangguhkan oleh penyedia aplikasi kepada driver, penghasilan ojek online tidaklah cukup menjanjikan. 

Apalagi pihak aplikator juga memukul rata antara trip jauh dan trip dekat. Semakin besar tarif yang dibayar oleh pelanggan, semakin besar pula potongan yang diterima oleh phak driver. Untuk itulah, penyesuaian bonus insentif juga perlu disesuaikan agar mitra driver menuai hasil yang sepantasnya selama bekerja di jalan. 

Bagaimana kalau menurut kawan-kawan driver? Setujukah dengan unek-unek saya kali ini. 

Kalau setuju, bisa banget dikoment dan dishare artikelnya. Atau kalian memiliki pendapat lain? Bisa banget ditulis di komentar. 

Semoga Bahagia 



Ainur
Ainur Penikmat kopi dikala senja maupun dikala hujan gerimis melanda. Mencoba menyelami dunia tarik suara dan gagal, akhirnya mencoba keberuntungan di dunia tulis-menulis ala kadarnya

Post a Comment for "Dilema Insentif Driver Grab Yang Baru "