Bolehkah Menggunakan Dua Akun Driver Dalam Satu Smartphone


Hai, kembali lagi di KisahOjol.com. Blog yang membahas tentang informasi menarik tentang ojek online. Dari kisah receh, drama ojek online serta tutorial dan tips seputar ojek online. 

Beberapa waktu lalu aku menceritakan tentang dua akun ojek online yang aku jalankan bersamaan disetiap onbid tiap harinya. Aku juga menceritakan bahwa sering sekali aku mendapatkan double order di dua aplikasi ojek online tersebut secara bersamaan

Dan tau tidak? Bahwa aku menjalankan kedua akun ojek online itu di smartphone yang sama? 

Apakah boleh seperti itu? 

Boleh kok! Buktinya sudah lebih dari satu tahun aku menjalankan kedua akun tersebut bersamaan dalam satu smartphone. 

Aku tau kok bahwa Gojek dan Grab merupakan aplikator yang terus bersaing. Namun sebagai mitra ojek online, sebenarnya kita hanya terikat peraturan saat mendapatkan orderan saja. Di luar itu, tidak ada peraturan khusus yang melarang kita daftar di aplikasi ojek online lain. 

Bahkan saat aku daftar dan aktivasi Grab dulu, aku memberitahu pada orang kantor cabang Grab bahwa aku juga memiliki aplikasi Gojek, dan mereka tak mempermasalahkannya. Jadi sejak awal aku memang sudah menggunakan dua akun tersebut di smartphne yang sama. 

Jadi jika ada yang bilang bahwa menjalankan dua akun driver di HP yang sama itu rawan PM (putus mitra)? Itu Hoax gaes.. 

Namun ada beberapa kelemahan saat dua akun driver ojek online dijalankan di satu HP yang sama. Dan menurutku memang jauh lebih enak kalau menggunakan HP yang berbeda. 

Berikut ini aku ingin ceritakan beberapa kelemahan menggunakan dua aplikasi driver di satu HP yang sama menurut pengalamanku. 

Kelemahan Menjalankan Dua Akun Ojek Online Dalam Satu Smartphone Yang Sama

1. Baterai Smartphone Cepat Habis 


Percaya deh, kalau kalian menggunakan dua akun ojek online di smartphone yang sama, kalian butuh yang namanya powerbank. Jika tidak, mungkin dalam waktu setengah hari, baterai smartphone kalian akan terkuras dengan sangat cepat. 

Dulu sewaktu aku hanya menjalankan akun Gojek saja, smartphoneku bertahan cukup lama saat onbid. Aku memakai smartphone dengan kapasitas baterai 3000 mAh dan bertahan setidaknya sampai sore tanpa charge sekalipun. 

Namun berbeda saat aku menggunakan dua akun ojek online di satu HP yang sama, smartphoneku hanya bertahan tidak lebih dari 5 jam saja. Jadi Powerbank ataupun membawa charger itu penting sekali kalau menggunakan dua akun sekaligus. 

2. Sering Blank (Error) Sendiri 


Perlu diketahui bahwa ada persyaratan khusus saat menjadi driver ojek online adalah menggunakan smartphone dengan kapasitas RAM minimal 2GB. Hal ini dimaksudkan agar saat menjalankan orderan tidak terjadi masalah seperti blank, hang, error dan problem aplikasi lainnya. 

Apalagi jika dalam smartphone tersebut digunakan untuk menjalankan dua akun ojek online secara bersamaan. Tentu butuh RAM yang besar agar kedua aplikasi ojek online tersebut berjalan lancar. 

Apakah RAM 2 GB cukup kuat untuk menjalankan dua aplikasi ojek online secara bersamaan? 

Sejauh pengalamanku sih, aku bisa menjawab dengan kata “Lumayan”. Kendala utamanya adalah disaat salah satu mendapat orderan, terkadang aplikasi yang lain tidak jalan dengan semestinya. Atau dalam artian aplikasi off dengan sendirinya karena service aplikasi tidak berjalan semestinya. 

Mungkin kalau menggunakan smartphone dengan kapasitas RAM yang besar, problem yang sering aku alami mungkin tidak akan terjadi. 

3. Resiko Dalam Menjalankan Double Order di Aplikasi Yang Berbeda 


Resiko dalam menjalankan double order adalah pertanyaan dari pelanggan “Kok tadi pas antar muter-muter dulu pak?”. Hal ini menandakan bahwa kita ketahuan mengantarkan hal lain atau pesanan lain terlebih dulu sebelum mengantar pesanan pelanggan. 

Ini cukup beresiko loh, apalagi kalau pelanggan memberikan penilaian yang buruk terhadap kita. Meskipun tidak akan suspen ataupun PM juga, namun tentu penilaian yang buruk akan berpengaruh pada performa akun kita nantinya. 

Berbeda jika kita memasang dua akun ojek online di smartphone yang berbeda. Jika terjadi double order Food dan kebetulan salah satunya sudah mau antar. Setidaknya kita bisa menitipkan smartphone di resto selagi pesanan disikapkan, kemudian kita lanjut mengantar pesanan yang pertama. Lalu kembali ke resto dan mulai mengantar pesanan di apikasi tersebut. 

Kesimpulannya adalah tak masalah memasang dua akun ojek online di satu HP yang sama, namun jauh lebih baik memasang dua akun ojek online di smartphone yang berbeda. Selain masalah error sistem karena maksimalnya penggunaan RAM, juga menghindari dari pertanyaan pelanggan seperti yang aku sebutkan di atas. 

Nah kalau menurut kalian bagaimana? Pernah punya pengalaman menggunakan dua akun ojek online di satu HP yang sama tidak? 

Salam Bahagia 


Ainur Penikmat kopi dikala senja maupun dikala hujan gerimis melanda. Mencoba menyelami dunia tarik suara dan gagal, akhirnya mencoba keberuntungan di dunia tulis-menulis ala kadarnya

0 Response to "Bolehkah Menggunakan Dua Akun Driver Dalam Satu Smartphone "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel