Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Berapa Pendapatan Mitra Gojek Maupun Grab di Era Sekarang?

Berapa Pendapatan Mitra Gojek Maupun Grab di Era Sekarang?

Dulu sekali, sewaktu pertama kali menjadi mitra ojek online baik Grab maupun Gojek. Hal yang aku rasakan adalah sebuah kebanggaan dan kesenangan. 

Keren aja gitu. 

Apalagi waktu itu masih bonus insentifnya sangat menggiurkan. Bahkan kalau dihitung-hitung, gaji UMR di daerahku aja masih kalah dengan pendapatan harian seorang ojek online. 

Kalau sekarang? 

Gimana yah? Yang jelas sudah tidak seperti dulu lagi. Hiks, syediiih

Selain karena adanya pandemi yang mengakibatkan penurunan order yang luar biasa. Hilangnya besaran bonus insentif juga cukup bikin mitra driver geleng-geleng kepala. 

Aku dulu malah bela-belain ambil cuti sehari hanya karena lelah kerjaan kantor. Lalu ngegojek untuk menghilangkan penat sembari cari tambahan penghasilan. Sudah dapat gaji cuti dari kantor, eh pulang ngegojek sore hari sudah dapat tambahan 200 ribu. 

Nah loh? Seberapa beruntungnya aku yang masih merasakan masa indah menjadi mitra ojek online. 

Bisa dihitung deh, kalau sehari (8 jam) dapat 200 ribu, berarti sebulan bisa mencapai 6 juta. 

Kalau sekarang? 

Boro-boro 8 jam dapat 200 ribu dari ngegojek. Sampai malam aja kadang hanya dapat 2 sampai 3 order kalau akun dalam mode gagu. 

Apalagi kalau riwayat kinerjanya seperti aku ini, yang hanya onbid di hari sabtu dan minggu. Kadang hanya ambil hari sabtunya aja maupun hari minggunya aja. Karena riwayat kinerja seperti ini yang jadi penyebab akun ojek online jadi gagu

Namun ada juga loh yang tiap hari onbid pagi hingga malam, namun akun ojek onlinenya sama gagunya dengan akun ojek onlineku. 

Jadi kalau ditanya berapa rata-rata pendapatan mitra ojek online di era sekarang? 

Aku bisa jawab dengan “Tidak sama rata”. Hahahaha. Alasannya sangat dipengaruhi oleh model skema bonus Insentif harian

Apa itu skema bonus insentif harian? 

Skema insentif baru yang diberlakukan baik oleh Grab mapun Gojek. Jika di Gojek memperkenalkan dengan sebutan program berkat maupun program jago. Di Grab dikenal dengan sebutan skema garansi pendapatan harian

Dulu Grab dan Gojek memiliki besaran bonus yang cukup menggiurkan bagi mitranya. Besaran bonusnya hampir sama dengan pendapatan minimum yang diperoleh mitra dari pembayaran pelanggan. 

Jadi seakan-akan jika sudah mencapai batas cairnya insentif, sama artinya sudah mendapat dua kali lipat dari hasil yang mitra dapat dari pelanggan. 

Kalau sekarang? Mitra akan mendapatkan tambahan pendapatan jika selama waktu yang ditentukan mitra Gojek mendapatkan penghasilan tidak melebihi 90.000. Namun syaratnya mitra Gojek juga harus mengumpulkan minimal 12 poin dalam waktu tersebut. 

Maksimal bonus yang diperoleh mitra adalah 26.000 dengan syarat mendapatkan 12 poin. Kalau mitra sudah mengumpulkan 12 poin, sedangkan total pendapatannya melebihi 90.000. Maka mitra tidak akan mendapatkan bonus insentif berkat. 

Di Grabpun juga sama. Bedanya di aplikasi Grab menggunakan sistem order. Jika mitra berhasil mendapatkan 11 order dalam waktu yang di tentukan, maka pendapatannya akan disesuaikan menjadi 125.000. 

Jika saat mendapatkan 11 order itu pendapatannya sudah melebihi 125.000, mitra juga akan gagal mendapatkan bonus insentif. Hanya saja di aplikasi Grab masih memberikan bonus skema berlian. Tiap berlian yang terkumpul akan dikalikan 100 rupiah per berlian. 

Biar lebih jelasnya, kita simak perincian perhitungan pendapatan Gojek maupun Grab. 

Perhitungan Pendapatan Mitra Gojek Terbaru

Pendapatan mitra GoPartner terbaru

1. Tarif Per Order 

Kita tahu sendiri bahwa di Gojek itu layanannya cukup bervariasi. Ada GoRide untuk layanan antar penumpang, GoFood untuk membelikan makanan dan lain sebagainya. Untuk tau lebih detail layanan Gojek bisa baca di Jenis-jenis Orderan Yang Diterima Oleh Driver Gojek

Untuk tarifnya sendiri, tiap jenis order sebenarnya sedikit berbeda. Tarif tiap kota juga berbeda. Namun di sini aku ingin menjelaskan tarif minimum yang di dapat oleh driver di kotaku. 

Untuk layanan GoRide, GoFood dan GoSend, tarif minimum yang diterima oleh driver sama, yakni Rp 8.000. Meskipun pelanggan membayar uang tunai Rp 11.000 untuk pembayaran GoRide, sebenarnya mitra driver hanya mendapatkan Rp. 8000 saja. 

Perhitungannya seperti berikut : 

(Tarif Perjalanan Kotor – (Tarif perjalanan x20%) - biaya pemesanan)
11.000 – (10.000 x 20%) - 1000 = 8000 
Sedangkan untuk layanan GoShop, tarif bersih yang diterima oleh mitra adalah Rp 9.600. 

2. Insentif Yang Berlaku 

Untuk saat ini Gojek memberikan insentif kepada mitranya dengan sebutan Program Berkat dan Program Jago. Untuk program berkat sudah aku bahas di artikel Skema Insentif Program Berkat

Sedangkan untuk Program Jago juga hampir sama dengan program berkat. Perbedaannya terletak pada besarnya penyesuaian minimum pendapatan mitra. Jika di program berkat penyesuaian pendapatannya adalah Rp 90.000. Sedangkan di program Jago sebesar Rp 120.000 (tergantung kota masing-masing) 

3. Gambaran Pendapatan Mitra 

Untuk permisalan pendapatan mitra, aku buat gambaran menggunakan skema yang berlaku di tempatku. Yakni skema program berkat. 

Program berkat itu penyesuaian pendapatan sebesar Rp 90.000 dengan syarat mendapatkan 12 poin dari jam 8 pagi hingga jam 8 malam. 

Jadi pendapatan yang kita dapat di bawah jam 8 pagi tidak terhitung program berkat. Dengan kata lain poin dan perhitungan pendapatan tidak dihitung dalam program ini. 

Misalnya aku onbid mulai jam 6 pagi hingga maghrib. Selama masa itu, aku mendapatkan 2 order GoRide dan 1 order GoFood di bawah jam 8 pagi. Perolehan poin 

Sedangkan Di atas jam 8 pagi yang berarti ikut program berkat. Aku mendapat 4 order GoFood, 1 order GoShop, 1 order GoRide dan 1 order GoSend. Dengan nilai total poin keseluruhan adalah 9.5 Poin 

Perincian poinnya sebagai berikut : 

GoFood (1.5 poin) x 4 order = 6 poin

GoSend (1 poin) x 1 order = 1 poin

GoShop (1.5 poin) x 1 order = 1,5 poin

GoRide (1 poin) x 1 order = 1 poin

Total = 9.5 Poin 

Jadi perhitungan tarif bersih yang aku dapat (anggap semua tarif yang aku dapat adalah tarif minimum) adalah : 

Di bawah jam 8 pagi : 

(GoRide) 8000 x 2 order + (GoFood) 8000 x 1 order = 24.000 

Di atas jam 8 pagi : 

(GoRide, GoSend, GoFood) 8000 x (4+1+1 order) + (GoShop) 9600 x 1 order = 57.600 

Agar aku dapat insentif berkat berarti aku harus menambah 2.5 poin lagi. Mungkin dengan mendapatkan 2 sampai 3 orderan lagi bisa memenuhi syarat cairnya insentif. 

Namun kembali lagi dengan melihat total keseluruhan pendapatan. Seandainya aku berhasil menambah poin dengan mendapatkan 2 order GoFood dengan tarif minimum. Maka total pendapatan ku menjadi 73.600. 

Dengan begitu, aku akan mendapatkan penyesuaian pendapatan sebesar 90.000 – 73.600 = 16.400 ke esokan harinya yang akan dibayarkan ke saldo GoPay driver. 

Jadi total pendapatanku sehari kemarin adalah 24.000 untuk 3 orderan di bawah jam 8 pagi + 90.000 untuk program penyesuaian pendapatan dengan total 9 order. Total pendapatan yang aku dapat sebesar Rp 114.000. 

Seandainya aku mendapat trip yang jauh, kecil kemungkinannya aku mendapat insentif berkat. Mengingat program berkat ini hanya bisa cair jika pendapatan mitra di jam yang ditentukan tidak melebihi 90.000, performa di atas 75% dan poin yang didapat terkumpul minimal 12 poin. 

Perhitungan Pendapatan Mitra Grab Terbaru 

Pendapatan mitra grab terbaru


1. Tarif Per Order 

Tidak jauh beda dengan pendapatan minimum mitra Gojek, mitra Grab pun juga mendapat pendapatan bersih setelah dipotong 20%. 

Untuk order GrabBike, mitra mendapatkan pendapatan bersih sebesar 7.200. Dengan perincian : 

Tarif Pelanggan – (Tarif layanan x 20%) – Biaya pemesanan 

10.000 – (9000 x 20%) – 1000 = 7.200 

Sedangkan untuk GrabFood, GrabMart dan GrabExpress, minimal pendapatan bersih mitra Grab sebesar Rp 8.000 

2. Insentif Yang Berlaku 

Ada dua insentif yang berlaku di daerahku, yakni skema Pay per gems (dibayar per berlian) dan skema garansi pendapatan harian. 

Skema berlian berlaku pada jam 00:00 hingga jam 07.59 lalu jam 21.00 – 23.59. Setiap order yang diterima saat jam tersebut, mitra akan mendapatkan sejumlah berlian. Besaran berlian tergantung jenis orderan yang diselesaikan. 

Untuk order GrabBike yang diselesaikan, mitra akan mendapatkan 10 berlian. Untuk order GrabFood, Grab Express dan GrabMart mendapat 20 berlian. 

Sedangkan skema garansi pendapatan sebenarnya serupa dengan program berkat maupun program jago. Yakni skema penyesuaian pendapatan harian dengan syarat mitra mendapatkan 11 order di jam 8.00 – 21.00. Serta minimal pendapatan yang diperoleh mitra setelah menyelesaikan 11 order tersebut dibawah Rp 125.000. 

3. Gambaran Pendapatan Mitra 

Untuk ilustrasinya, misalnya aku onbid sejak pagi mendapatkan 2 order GrabBike di bawah jam 8 pagi. Kemudian mendapatkan 7 order GrabFood, 3 order GrabBike dan 1 order GrabMart pada jam 8 pagi hingga pukul 20:50. Selanjutnya aku mendapatkan 1 order GrabFood pada pukul 21:15. 

Melihat ilustrasi tersebut, aku sudah menyelesaikan kedua skema insentif harian di Grab. Perinciannya sebagai berikut 

Skema berlian di bawah jam 8 pagi dan di atas jam 9 malam. 

GrabBike (10 berlian) x 2 order + GrabFood (20 berlian) x 1order = 30 berlian 

Skema berlian itu insentifnya per berlian dihargai 100 rupiah. Jadi total yang aku dapatkan dari 30 berlian adalah Rp 3000 yang akan masuk ke dompet tunai keesokan harinya. 

Untuk skema garansi pendapatan syaratnya hanya menyelesaikan 11 order apapun di jam yang ditentukan. Selain itu performa penyelesaian harian juga harus di atas 70 %. Serta pendapatan harus di bawah 125.000 agar mendapatkan garansi penyesuaian. 

Oh iya, aku juga sedikit binggung dengan perhitungan insentif di Grab ini. kalau aku hitung-hitung setelah mendapatkan insentif garansi, sepertinya akumulasi total pendapatan menggunakan tarif kotor. 

Perincian yang akan aku dapatkan jika tarif per order itu tarif minimum. Perinciannya sebagai berikut: 

(GrabFood) 7 order x 10.000 = 70.000

(GrabBike) 3 order x 10.000 = 30.000

(GrabMart) 1 order x 10.000 = 10.000

Total pendapatan = 110.000

Bonus yang aku dapat sebesar 125.000 – 110.000 = 15.000 

Dengan demikian, total pendapatan yang aku dapat hari tersebut adalah 

(30.000 + 3000) + (110.000 +15.000) = Rp 158.000 

Kelihatan menggiurkan yah, namun sebenarnya pendapatan itu masih pendapatan kotor. Aku memasukkan semua tarif order sebelum di potong pajak 20% plus biaya pemesanan. Perhitungan Grab itu sedikit lebih ribet dari pada Gojek. 

Begitulah sedikit informasi tentang perhitungan pendapatan mitra Grab dan Gojek. 

Memang terlihat pendapatannya cukup besar. Namun taukah kalian? Bahwa untuk mendapatkan pendapatan seperti itu dibutuhkan waktu rata-rata lebih dari 12 jam. 

Jadi kalau menurutku, pendapatan mitra Grab dan Gojek di era sekarang tidaklah besar. Selain insentif yang berkurang, waktu kerja mitra juga terhitung lebih panjang. 

Dibandingkan dengan insentif terdahulu. Baik Grab maupun Gojek, mitra bisa mendapatkan total pendapatan lebih dari 200 ribu (setelah ditambahkan dengan insentifnya) hanya dengan 13 order saja dengan tarif minimum. 

Nah Bagaimana? Semoga informasi tersebut bia jadi rujukan bagi kalian yang ingin mendaftar menjadi mitra Grab maupun Gojek. 

Kalau ada pertanyaan, silakan ajukan di kolom komentar. Semoga bermanfaat. 

Ainur
Ainur Penikmat kopi dikala senja maupun dikala hujan gerimis melanda. Mencoba menyelami dunia tarik suara dan gagal, akhirnya mencoba keberuntungan di dunia tulis-menulis ala kadarnya

Post a Comment for "Berapa Pendapatan Mitra Gojek Maupun Grab di Era Sekarang?"