Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Dear Pelanggan, Please Jangan Keburu Lapor CS Hanya Karena Kesalahan Sepele Driver Ojol


Dear Pelanggan, Please Jangan Keburu Lapor CS Hanya Karena Kesalahan Sepele Driver Ojol

Sejak awal menjadi driver ojek online, aku tuh selalu memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan. Misalnya berbicara dengan sopan, mencoba memberi bantuan sebisanya dan melakukan pekerjaan dengan tepat dan benar.

Karena memang pekerjaan ojek online itu menyoal pelayanan. Jadi penilaian dan feedback dari pelanggan itu sangat berpengaruh pada mitra ojek online. Terlebih lagi pihak aplikator juga akan memberikan sangsi kepada mitra kalau pelanggan memberikan keluhan soal pelayanan driver.

Nah di sini lah yang bikin deg-deg an bekerja sebagai mitra ojek online itu.

Gimana nggak deg-deg an? Kalau nasib kelangsungan hidup akun driver itu tergantung dari ulasan pelanggan. Apalagi kita juga tidak mendapatkan pesangon saat kemitraan kita terputus.

Nah kan !

Sudah bekerja tahunan, pendapatan harian juga tergantung orderan ditambah lagi putusnya kemitraan bisa diakibatkan dari penilaian pelanggan yang belum tentu itu benar. Ironis bukan?

Aku tuh kadang kesal kalau dapat feedback buruk dari pelanggan yang sebenarnya bukan kesalahan kita sepenuhnya. Misalnya saja tentang complain rasa makanan atau kemasan makanan.

Oke lah, complain tersebut ditujukan ke pemilik resto. Namun kebanyakan pelanggan justru komentnya di kolom penilaian driver. Padahal sudah disediain kolom untuk penilaian resto loh.

Efeknya tetep sama. Kita sebagai driver yang kena dampak buruknya. Akun ojek online jadi gagu misalnya.

Kadang pelanggan tuh suka seenaknya saja kasih feedback tanpa tau bagaimana prosesnya terjadi. Misalnya complain pengantaran lama. 

Padahal lama atau tidaknya dalam pengantaran itu tergantung resto yang menyiapkan makanan. Apalagi kalau ada antrian di resto mapun kalau dijalan ada kemacetan.

Dan yang paling menyebalkan adalah disaat pelanggan tidak hanya komentar buruk saja di aplikasi, bahkan dengan melaporkan ke pihak aplikator by phone maupun by email.

Hal ini dampaknya fatal sekali loh. Kalau cuma suspen sih tidak masalah, nah kalau sampai putus mitra. Apa kalian para pelanggan tidak kasihan melihat pekerjaan satu-satunya untuk menyambung hidup sekeluarga sirna gara-gara ulah tidak adil kalian.

Seperti kisah seorang istri yang curhat di social media tentang ketidakadilan pelanggan yang lapor ke pihak aplikator dan mengakibatkan putus mitra. 



Kesalahannya sepele loh ! Hanya karena tidak pakai atribut doang. Di musim penghujan lagi.

Apa kalian tidak kasihan melihat seseorang kehilangan satu-satunya tempat mengais rezeki untuk menghidupi keluarganya.

Ok lah, kode etik ojek online memang harus menggunakan atribut lengkap. Namun bukan berarti aturan seperti itu mutlak tanpa ada toleransinya. Misalnya saja toleransi saat musim penghujan ataupun berada di zona merah ojek online.

Kalau menurutku, sikap toleransi itu harusnya berasal dari attitute pelanggan juga. Pihak aplikator juga tidak akan tahu menahu apa yang terjadi di lapangan. Tahunya kalau ada kode etik yang dilanggar, maka akan memberikan sangsi.

Nah kalau pelanggan, dia kan tau alasan driver melakukan hal tersebut. Atau sebelum memberikan feedback, cari tahu dulu kenapa driver melakukan hal demikian. Tidak serta merta memberikan feedback bahkan sampai lapor CS tanpa tau kronologinya.

Asal kalian tahu, dengan kalian (pelanggan) melakukan pelaporan by email maupun by phone, Efek terendah bagi driver adalah suspen selama beberapa hari. Namun bisa jadi pembekuan akun hingga putus mitra.

So Please... pelanggan yang terhormat.

Kita tidak memakai atribut bukan berarti kita tidak patuh pada aturan, namun bisa saja kita tidak memiliki atribut lain yang akan kita pakai karena tiap hari kehujanan.

Butuh setidaknya 1 sampai 2 hari untuk mengeringkan jaket ojek online yang dikenal sangat tebal. Apalagi di musim penghujan dengan intensitas terik matahari cuma beberapa jam.

Kita juga tidak mensengaja untuk antar makanan dengan waktu yang lama. Bisa jadi kita dalam posisi kemacetan di jalan. Ataupun memang proses menyiapkan makanan dari pihak resto yang lama.

Jangan engkau limpahkan kesalahan yang sebenarnya bukan kesalahan kita (driver) sepenuhnya. Apalagi sampai lapor ke pihak aplikator, padahal makanan sudah diantar tanpa kurang apapun juga.

Bijaklah dalam menilai dan memberi penilaian driver ojek online. Karena penilaian dari kalian, bisa jadi akan jadi penentu atas kelangsungan pendapatan para ojek online.

Semoga kita bisa jadi pengguna ojek online yang bijaksana.



Ainur
Ainur Penikmat kopi dikala senja maupun dikala hujan gerimis melanda. Mencoba menyelami dunia tarik suara dan gagal, akhirnya mencoba keberuntungan di dunia tulis-menulis ala kadarnya

Post a Comment for "Dear Pelanggan, Please Jangan Keburu Lapor CS Hanya Karena Kesalahan Sepele Driver Ojol"