Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

[Study Kasus] Cara Membuat Akun GoPartner Menjadi Gacor

Cerita Pengalaman Driver Membuat Akun GoPartner Yang Semula Gagu Menjadi Gacor Dalam Kurun Waktu Satu Bulan Lebih

Membuat akun GoPartner gacor merupakan tantangan tersendiri bagi mitra driver Gojek. Karena dengan menjadikan akun GoPartner gacor berarti penghasilan mitra akan melimpah dengan banyaknya orderan yang masuk.

Berbeda dengan akun gagu seperti punyaku ini. Seharian dapat 3 order itu sudah cukup bagus. Yah gimana lagi, memang begitulah keadaannya jika akun GoPartner berada di fase gagu mutlak.

Selain karena jam onbid ku yang sangat-sangat kurang (onbid hanya setiap hari minggu saja), aku juga sering membatalkan orderan semisal GoShop ke pasar tradisional. Alasannya sih karena aku malas sekali ke pasar dan biasanya pesanannya itu membelikan bahan makanan yang jumlahnya seabrek.

Menurutku orderan seperti itu tidak ada untungnya. Selain merepotkan karena harus beli di beberapa tempat (mengingat jumlah pesanan yang seabrek), aku juga merasa dirugikan dengan ongkos kirim yang tak sebanding dengan pekerjaannya.

Tidak ada langkah mudah dalam membuat akun GoPartner jadi gacor. Butuh yang namanya kesabaran dan perjuangan.Jadi kalau ditanya perihal cara membuat akun GoPartner gacor? Aku sendiri tidak mempunyai pengalaman akan hal tersebut.

Namun aku bisa ceritakan bagaimana proses menjadikan akun GoPartner gagu menjadi gacor dalam kurun waktu 2 bulanan dari pengalaman salah satu teman driver di sekitarku.

Cerita Pengalaman Driver Membuat Akun GoPartner Yang Semula Gagu Menjadi Gacor Dalam Kurun Waktu Satu Bulan Lebih

Cerita Pengalaman Driver Membuat Akun GoPartner Yang Semula Gagu Menjadi Gacor Dalam Kurun Waktu Satu Bulan Lebih

Sebelumnya aku ingin menjelaskan bahwa teman driver ini adalah seorang akun joki. Dia baru saja membeli akun Gojek yang sudah lama tidak digunakan oleh pemiliknya.

Riwayat akun driver ini sangat bersih melebihi riwayat akun GoPartnerku. Tidak ada rating maupun komentar di fitur penilaian. Kebayang tidak? seberapa gagu akun ini saat pertama kali digunakan.

Seperti yang aku dengarkan dari ceritanya, setidaknya aku bisa tuliskan dalam 3 fase perubahan dari akun GoPartner miliknya.

Fase Pertama – Terapi dan Pengorbanan

Fase dimana akun GoPartner gagu segagu-gagunya. Dia menceritakan dalam dua minggu pertama dia hanya dapat 3 sampai 5 orderan saja tiap harinya. Bahkan satu hari dia pernah hanya dapat 1 orderan saja, padahal jam terbangnya melebihi batasan 12 jam setiap hari.

Aku sih pernah buat artikel tentang penyebab akun GoPartner jadi gagu. Dan salah satu penyebab utamanya adalah perihal kualitas jam onbid, palagi akun GoPartner yang sudah lama tidak digunakan sama sekali.

Dalam fase ini butuh yang namanya kantong sabar dan pengorbanan besar. Namun dengan niatan yang kuat, dia bisa bersabar dalam satu minggu pertama dengan jeda orderan rata-rata 4-5 jam.

Fase Kedua – Konsistensi

Setelah dua minggu pertama, dia menceritakan ada perubahan signifikan dalam akun GoPartnernya. Setidaknya ada perbedaan jeda waktu tunggu yang lebih pendek dalam mendapatkan orderan berikutnya.

Dalam fase ini yang paling penting adalah konsistensi. Konsistensi jam onbid, konsistensi ambil semua orderan dan hindari cancel order. Bahkan orderan menyebalkan seperti belanja di pasar dengan pesanan seabrekpun dia lakukan.

Setidaknya dengan melakukan hal tersebut, dia bisa meraih 7-10 orderan tiap hari dengan jam onbid yang sama (lebih dari 12 jam).

Dia pernah bercerita tentang menjadi gagu kembali dalam satu hari. Alasannya sih dia menyebutkan gara-gara libur satu hari saja. Namun besoknya akunnya kembali lagi dengan jeda seperti sebelumnya.

Fase Ketiga – Perjuangan Menjaga Stabilitas

Setelah lebih dari satu bulan, dia mulai menikmati hasil dari perjuangannya. Setidaknya itu menurutku, karena 7-10 orderan itu sudah sangat bagus. Namun tidak cukup bagus menurutnya.

Oh iya aku lupa menceritakannya. Sebelum dia membeli akun Gopartner ini, dia sudah pernah memakai akun Gojek lain dan mendapatkan lebih dari 15 orderan tiap harinya. Jadi dia ingin membuat akun GoPartnernya sama seperti akun GoPartner sebelumnya.

Dia percaya bahwa untuk bisa jadi gacor, setidaknya dia harus konsisten dengan jumlah orderan setiap harinya. Maksudnya jika kemarin dia dapat 10 orderan, setidaknya sekarang dan besoknya harus sama ataupun melebihi jumlah orderan sebelumnya.

Dalam fase ketiga ini dia mencoba berjuang untuk menjaga stabilitas akun GoPartner, terutama soal konsistensi jumlah orderan. Dia berusaha untuk terus menambah jumlah orderan tiap harinya.

Hasilnya setelah dua bulan, dia berhasil membuat akun GoPartner gacor, setidaknya dia bisa mendapat lebih dari 20 orderan tiap harinya. Amazing bukan?

Jumlah segitu sangat luar biasa menurutku, karena 20 orderan dalam sehari tentu akan melukai pinggangku HAHAHAHA.

Syarat Menjadikan GoPartner Jadi Gacor

Cerita Pengalaman Driver Membuat Akun GoPartner Yang Semula Gagu Menjadi Gacor Dalam Kurun Waktu Satu Bulan Lebih

Kalian bisa percaya atau tidak dengan cerita yang aku tuliskan. Namun begitulah yang aku dengar darinya dan aku lihat sendiri bagaimana akun GoPartnernya menjadi sangat gacor dibanding sesama driver lainnya.

Gacornya ini bukan perihal dia adalah akun joki loh, soalnya ada aja yang beranggapan bahwa akun joki itu akan mendapatkan banyak orderan. Gacornya akun GoPartner itu murni dari perjuangan dia selama ini.

Tidak hanya berjuang saja sih, namun ada syarat-syarat yang dibutuhkan untuk membuat akun Gopartner dari semula gagu menjadi gacor. Syaratnya adalah :
  • Usahakan tidak cancel order selama terapi akun GoPartner gagu. Cancel orderan hanya jika dalam keadaan terpaksa (order fiktif, order penipuan, dsb)
  • Konsisten jam onbid tiap hari
  • Membuat riwayat tidak di satu tempat. Maksudnya kita bisa pindah-pindah basecamp (tempat mangkal) jika memang dalam 3 sampai 4 jam tidak mendapatkan orderan.
  • Onbid lebih dari 12 jam kerja
  • Manfaatkan jumlah driver sedikit untuk terapi akun. Misalnya saat kondisi hujan, berangkat pagi sekali ataupun bertahan di malam hari saat banyak driver yang offbid.
  • Melakukan pelayanan terbaik guna mendapatkan rating. Kalau perlu bujuk para pelanggan agar mau memberikann rating dan komentar yang baik.
Nah begitulah study kasus cara agar akun GoPartner menjadi gacor yang aku dapatkan dari salah satu teman driver. Cara itu mungkin saja berhasil namun juga bisa tidak.

Aku sendiri tak bisa menjaminnya, karena aku sendiri tak mampu melakukan hal tersebut apalagi perihal syarat untuk onbid tiap hari dengan jam kerja melampaui batasan kemampuanku.

Dan perlu diketahui bahwa akun GoPartner itu tidak selamanya bisa gacor terus. Seperti pengamatanku di lapangan bahwa akan ada masa dimana akun GoPartner yang tadinya gacor menjadi gagu tanpa sebab.

Jadi nikmati saja selagi masih gacor, dan bertahanlah sedikit lagi jika berada di masa gagu. Setidaknya akun yang sudah pernah gacor biasanya tidak butuh waktu lama untuk menjadikan akun gagu menjadi gacor kembali.

Sangat berbeda dengan akun GoPartner ku yang memang sudah gagu dari awalnya. Selain memang tidak ada niatan untuk menjadikannya akun gacor, aku juga terkendala waktu yang tak memungkinkan bisa onbid tiap harinya.

Yah semoga study kasus ini bisa bermanfaat bagi pembaca khususnya bagi teman driver Gojek di manapun kalian berada. 

Terima kasih sudah membaca.

Ainur
Ainur Penikmat kopi dikala senja maupun dikala hujan gerimis melanda. Mencoba menyelami dunia tarik suara dan gagal, akhirnya mencoba keberuntungan di dunia tulis-menulis ala kadarnya

4 comments for "[Study Kasus] Cara Membuat Akun GoPartner Menjadi Gacor "

  1. Wah meraik juga ya pengalamannya ojolnya bang, saya baru ini liat blog full dengan cerita ojol.

    Sampai ada terapi akun gitu ya.. Keren!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe,makasih bang.

      Emang gitu bang, akun gojekku juga butuh terapi soalnya setiap knbid hanya dapat satu order seharian 😂

      Delete